Nama
Mahasiswa : Anisa Siti Maspupah
Instansi : SD ASY-SYIFA 2
LPTK : UNIVERSITAS PASUNDAN
| Situasi | Kondisi yang menjadi latar belakang masalah: Pembelajaran berpusat dari guru, Peserta didik tidak aktif dalam pembelajaran, Peserta didik merasa bosan dengan metode ceramah. Kondisi tersebut juga disebabkan karena masih banyak kekurangan yang dilakukan oleh guru pada saat mengajar. Guru menggunakan model pembelajaran yang sesuai dengan materi cenderung monoton sehingga peserta didik kurang termotivasi untuk mengikuti proses pembelajaran. Mengapa best practice (praktik baik) ini penting dibagikan: Praktik pembelajaran ini menurut saya penting untuk dibagikan karena saya rasa banyak guru yang mengalami permasalahan yang sama, sehingga praktik ini diharapkan selain bisa memotivasi diri saya sendiri juga diharapkan bisa menjadi referensi bagi rekan guru lain dan dengan menerapkan model pembelajaran inovatif peserta didik lebih antusias dan lebih termotivasi dalam mengikuti proses pembelajaran, proses pembelajaran lebih terstuktur, pembelajaran berpusat pada peserta didik pembelajaran menjadi
lebih menarik sehingga peserta didik lebih focus dan tujuan pembelajaran
tercapai sesuai apa yang direncanakan.
Apa yang menjadi peran dan tanggung jawab mahasiswa PPG Daljab? Saya yang berperan sebagai guru mempunyai tanggung jawab untuk melakukan proses pembelajaran ini secara efektif dengan menggunakan model pembelajaran dan
dibantu dengan media pembelajaran yang tepat sehingga rendahnya motivasi
peserta didik bisa teratasi sesuai yang diharapkan. |
| Tantangan | Apa saja yang menjadi tantangan untuk mencapai tujuan tersebut? 1.
Guru
belum terbiasa menggunakan model pembelajaran inovatif yang sebelumnya
mengandalkan metode ceramah konvensional 2.
Pada
kegiatan diskusi di dalam kelompok masih ada peserta didik yang kurang aktif
dalam kegiatan diskusi
3. Masih ada peserta didik yang belum percaya diri untuk mempresentasikan hasil karya di depan kelas. Siapa saja yang terlibat? Yang
terlibat dalam kegiatan ini adalah peserta didik, guru, kepala sekolah, teman
sejawat, dosen, dan guru pamong. |
| Aksi | Langkah-langkah apa yang dilakukan untuk menghadapi tantangan tersebut? 1. Berkaitan dengan model pembelajaran : Guru mempelajari model-model pembelajaran inovatif melalui kajian literature, mempelajari kemampuan awal dan gaya belajar peserta
didik dan mempelajari karakteristik materi yang akan di sampaikan. 2. Berkaitan dengan masih ada peserta
didik yang kurang aktif dalam kegiatan diskusi: Guru harus lebih intens lagi dalam membimbing peserta didik yang belum memahami tugas yang akan dilakukan agar peserta didik yang masih
pasif dalam kegiatan diskusi dapat berperan aktif di kelompoknya dengam cara
pembagian tugas. 3.
Masih
ada peserta didik yang belum percaya diri untuk mempresentasikan hasil karya di
depan kelas: Guru harus mendampingi atau memberikan contoh kepada peserta didik baik individu maupun kelompok bagaimana cara mempresentasikan hasil karya kelompok dan memberikan reward untuk yang sudah tampil. Strategi apa yang digunakan? Merancang pembelajaran yang berpusat pada peserta didik dengan mengembangkan modul ajar dan lembar kerja peserta didik sesuai dengan tujaun pembelajaran yang ingin dicapai, memotivasi peserta didik dalam bentuk pemberian reward ( berupa kalimat pujian
atau bintang yang nantinya akan dikumpulkan dan ditukar ke hadiah atau hadiah
permen). Menggunakan model PjBL berbantu media konktet.
Bagaimana prosesnya? Dalam mengatasi
rendahnya motivasi peserta didik maka saya menggunakan model Project Based Learning adapun langkahnya yang saya lakukan adalah:
Tahap 1:
Penentuan pertanyaan mendasar 1.
Peserta didik melakukan pengamatan
gambar yang ditunjukkan guru melalui PPT
. mengamati
2.
Peserta didik diajukan
pertanyaan/masalah, misalnya: “Coba ada ada yang tahu apa yang di lakukan Hadi
?”. bernalar
kritis, comunication 3.
Peserta didik mendengarkan cerita
bacaan yang berhubungan dengan kata-kata santun. mengamati 4.
Peserta didik dan guru menjelaskan empat kata ajaib dan
kapan menggunakannya dengan tepat. kolaborasi
Tahap 2:
Mendesain Perencanaan Produk 1.
Peserta didik menerima penjelasan
guru bahwa pembelajaran kali ini akan di lakukan secara diskusi kelompok. (Komunikasi)
2.
Peserta didik telah menerima LKPD
dari guru, peserta didik membaca petunjuk pengerjaan LKPD, jika dirasa ada yang
belum dipahami bisa ditanyakan kepada guru. (Mandiri, Berpikir Kritis) 3.
Peserta didik mendapatkan
pengarahan dari guru tentang kegiatan di LKPD. (Komunikasi)
4. Peserta didik berdiskusi menyusun rencana pembuatan proyek pemecahan masalah meliputi pembagian tugas, persiapan alat, bahan, media dan sumber yang dibutuhkan. Tahap 3.
Menyusun Jadwal Pembuatan 1.
Peserta didik dan guru membuat
kesepakatan tentang jadwal pembuatan proyek (tahapan- tahapan pengumpulannya) (berpikir
kritis) 2.
Peserta didik menyusun jadwal
penyelesaian proyek dengan memperhatikan batas waktu yang telah ditentukan
bersama.
Tahap 4.
Memonitor keaktifan dan perkembangan proyek 1.
Guru memantau keaktifan peserta
didik selama melaksanakan proyek, memantau realisasi perkembangan dan
membimbing jika mengalami kesulitan. 2.
Peserta didik melakukan pengerjaan
proyek sesuai jadwal, mencatat setiap tahapan, mendiskusikan setiap masalah
yang muncul selama penyelesaian proyek dengan guru.
Tahap 5.
Menguji Hasil 1.
Peserta didik dan guru berdiskusi
tentang langkah langkah membuat karya kartu empat kata ajaib.(Komunikasi, Berpikir Kritis) 2.
Guru memantau hasil proyek yang
telah dibuat, dan mengukur ketercapaian standart 3.
Peserta didik membahas kelayakan
proyek yang telah dibuat. 4.
Peserta didik memaparkan laporan
karya yaitu menampilkan hasil pembuatan karya kartu empat kata ajaib
Tahap 6.
Evaluasi Pengalaman Belajar 1.
Sebelum evaluasi, peserta didik
dengan bimbingan guru melakukan kegiatan ice breaking senam banana cha cha
untuk meningkatkan kosentrasi. https://youtu.be/ojlrWE2o3Ic?feature=shared 2.
Peserta didik melakukan bimbingan
proses pemaparan proyek yaitu memamerkan hasil karya kartu kata kelompok
masing-masing. 3.
Setiap kelompok menampilkan hasil
karyanya di depan kelas. 4.
Peserta didik kelompok lain dan
guru menanggapi hasil proyek. 5.
Guru memberikan penilaian hasil
proyek. (Berpikir Kritis) 6.
Kelompok yang karya nya paling
bagus dan rapi mendapatkan reward berupa bintang dari guru. 7.
Peserta didik mengerjakan soal
evaluasi yang diberikan oleh guru.
Kegiatan
penutup 1.
Peserta didik diberi kesempatan
untuk mengajukan pertanyaan jika ada materi yang belum dipahami. (Berpikir
Kritis) 2.
Peserta didik bersama guru membuat
simpulan tentang poin-poin yang muncul dalam kegiatan pembelajaran yang telah
dilakukan. 3.
Peserta didik bersama guru
melakukan refleksi terkait kegiatan pembelajaran . 4.
Peserta didik menyimak penjelasan
guru terkait pelajaran untuk pertemuan berikutnya. (Tindak lanjut) 5.
Peserta didik bersama guru berdoa.
(Religius)
6.
Guru mengucapkan salam penutup (Religius) Apa saja sumber daya/materi yang diperlukan untuk melaksanakan strategi tersebut? Sumber daya yang diperlukan yaitu media konkret ( gambar sikap santun ), laptop, internet, smart tv, power point dan LKPD. |
| Refleksi | Refleksi hasil: bagaimana dampak dari aksi terhadap langkah-langkah yang dilakukan? Adapun dampak pembelajaran dalam pelaksanaan model Project Based Learning yaitu peserta didik mengikuti pembelajaran dengan semangat dan menyenangkan hal tersebut nampak dari hasil pengamatan yang dilakukan oleh guru selama proses pembelajaran berlangsung. Dalam kegiatan berkelompok , peserta didik secara aktif memberikan ide atau berperan aktif mengikuti kegiatan tersebut. Keaktifan tersebut membuat suasana kelas menjadi sedikit gaduh akan tetapi guru masih bisa mengelola kelas. Motivasi belajar anak meningkat ketika mengungkapkan perasaan tentang kegiatan pembelajaran yang mereka sukai. Ø Sikap
Peserta didik mempunyai disiplin, gotong royong dan mandiri. Hal terebut dapat dilihat dari hasil observasi yang dilakukan oleh guru pada saat pembelajaran sedang berlangsung. |
| Refleksi | Ø Pengetahaun Dan dalam nilai
pengetahuan dapat disimpulkan bahwa tujuan pembelajaran cenderung tercapai hal
tersebut dikarenakan sebagian besar siswa yakni 24 dari 24 siswa dapat menjawab
pertanyaan dengan benar.
Ø Keterampilan Peserta didik dapat mempresentasikan hasil karyanya dengan
baik meskipun ada 3 peserta didik yang masih kurang percaya diri.
Apakah hasilnya efektif/tidak? Hasil yang didapat
selama proses pembelajaran adalah sangat efektif, karena pemilihan model
pembelajaran sudah sesuai dengan materi yang didukung dengan penggunaan media gambar
sikap santun yang mana peserta didik dapat langsung memahami konsep
pembelajaran. Dan permainan yang menjadikan suasana kelas menyenangkan tidak
monoton.
Mengapa dan bagaimana respon siswa terkait strategi yang dilakukan? Pada saat proses
pembelajaran berlangsung menggunakan strategi tersebut peserta didik memberikan
respon positif. Pembelajaran menggunakan strategi ini dapat meningkatkan
motivasi pembelajaran. Peserta didik merasa senang dan dalam proses
pembelajaran peserta didik dilibatkan langsung sehingga sangat menarik dengan
adanya permainan.
Apa yang menjadi faktor keberhasilan/ketidakberhasilan dari
strategi yang dilakukan. Faktor yang menjadi
keberhasilan dari strategi ini adalah : 1. Dukungan dari kepala sekolah dan
rekan sejawat yang membantu dalam kegiatan praktik ini sehingga dapat
terlaksana. 2. Dosen pembimbing dan guru pamong 3. Peserta didik yang bisa bekerja sama
dalam pembelajaran |




